
Tuhan beri aku waktu senggang
Agar jiwa tidak tegang
Tuhan beri aku waktu senggang
Agar hubungan dengan-Mu tak renggang
Tuhan beri aku waktu senggang
Agar bisa bersyukur pada karunia yang terbentang
Tuhan beri aku waktu senggang
Agar hati tetap tenang
Tuhan Beri Aku waktu senggang
Agar asma-Mu tetap terbayang
Agar aku sadar bahwa hidup ini
hanya magang :D

Ia masih ingat, setiap kali berkunjung ke rumah panggung yang dindingnya terbuat dari bambu itu, ia selalu dicium dan diusap kepalanya. Eyang Sosro sering berpuasa. Jika tak berpuasa, ia jarang makan. "Eyang sering hanya minum air kelapa," tutur Kartini.
Meski separuh lumpuh, Kartono--begitu RA Kartini dan adik-adiknya memanggil--masih menerima ratusan tamu yang datang dengan berbagai kepentingan, mulai dari sekadar meminta nasihat, belajar bahasa asing, hingga mengobati berbagai macam penyakit.
Pada setiap pengobatan, Kartono biasanya memberikan air putih dan secarik kertas bertulisan huruf Alif (singkatan dari Allah) kepada pasien. Kartini Pudjiarto masih menyimpan lukisan sederhana berbingkai kayu yang berisi goresan Alif di kertas putih pemberian Eyang Sosro. "Katanya buat jaga-jaga," ujar Kartini.
Ada pula secarik kertas putih yang berisi nasihat Eyang Sosro bertulisan "Sugih tanpa banda / Digdaya tanpa aji / Nglurug tanpa bala / Menang tanpa ngasorake" (Kaya tanpa harta/ Sakti tanpa azimat/ Menyerbu tanpa pasukan/ Menang tanpa merendahkan yang dikalahkan) yang ditempel dengan selotip di dinding. Ia juga menyimpan tongkat Kartono, yang merupakan jatah warisan keluarga yang dibagi-bagi setelah sang eyang meninggal.
Air putih, huruf Alif, nasihat-nasihat hidup yang ia tulis dalam bahasa Jawa, dan laku berpuasa berhari-hari, adalah bagian dari "wajah mistik" Sosrokartono, orang Indonesia pertama yang terjun ke medan peperangan di Perang Dunia I di Eropa sebagai wartawan. Selama 29 tahun, Sosrokartono lebih dikenal sebagai seorang intelektual yang disegani di Eropa. Ia kerap dipanggil dengan sebutan De Javanese Prins (Pangeran dari Tanah Jawa) atau De Mooie Sos (Sos yang Tampan).
Ia mengembara ke beberapa negara. Mula-mula ia belajar di Delft, Belanda, lalu pindah ke Universitas Leiden, bergaul dengan kalangan bangsawan Eropa, kemudian menjadi wartawan perang. Ia juga pernah menjadi staf Kedutaan Besar Prancis di Den Haag, bahkan sempat menjadi penerjemah untuk Liga Bangsa-Bangsa. Kartono pada akhirnya memutuskan
pulang ke Indonesia mendirikan perpustakaan dan sekolah. Seperempat abad sisa umurnya kemudian ditambatkan sebagai seorang spiritualis. (Bersambung ke tulisan selanjutnya)
ditulis oleh : Yos Rizal S., Nurdin Kalim, Kurie Suditomo, Evieta Fadjar, Ahmad Fikri,
Sohirin, L.N. Idayanie, Arif Bawono Surya
">

Berikut adalah nukilan dari pidato Larry Ellison, CEO Oracle Corp, orang terkaya kedua di dunia. Pidato ini disampaikan pada pembukaan untuk wisuda Kelas 2000 Universitas Yale. Pidatonya harus berhenti ditengah jalan karena beliau “diturunkan” oleh petugas security karena isi pidatonya yang nyeleneh. Berikut salinan pidatonya :
“ Lulusan Yale University , saya mita maaf bila anda telah mengalami prolog ini sebelumnya, namun saya ingin anda melakukan sesuatu untuk diri anda sendiri. Tolong, lihatlah sekeliling anda dengan baik.. Lihatlah teman disebelah kiri anda. Lihatlah teman disebelah kanan anda. Sekarang pikirkan ini : 5 tahun dari sekarang, 10 tahun dari sekarang, bahkan 30 tahun dari sekarang, kemungkinannya adalah orang sebelah kiri anda akan jadi pecundang. Orang sebelah kanan anda juga akan jadi pecundang. Dan anda ditengah ? Apa yang anda harapkan ? Pecundang, pecundang, cum laude pecundang
Nyatanya, ketika saya melihat kehadapan saya sekarang, saya tidak melihat seribu harapan untuk masa depan yang cerah. Saya tidak melihat pemimpin masa depan dalam seribu industri. Saya melihat seribu pecundang. Anda kesal. Itu bisa dimengerti.
Bagaimanapun, saya Lawrence ‘Larry’ Ellison, seorang yang drop out dari kampus, memiliki keberanian untuk mengatakan omong kosong ini pada lulusan salah satu institusi paling bergengsi bangsa ini ? Akan saya katakan sebabnya.karena saya Lawrence “Larry” Ellison, orang terkaya diplanet ini adalah seorang Drop Out kuliah dan anda tidak.
Karena Bill Gates, manusia terkaya di planet ini –saat ini- adalah juga drop out kuliah, dan anda tidak.
Karena Paul Allen, orang terkaya ketiga di planet ini, keluar kampus, dan anda tidak.
Dan berikutnya, karena Michael Dell, No.9 dari daftar dan bergerak cepat,adalah drop out dari kampus, dan sekali lagi anda tidak.
Hmmm..anda sangat kesal. Itu bisa dimengerti. Jadi biarkan saya mengelus ego anda dengan menunjukan dengan jujur, bahwa diploma anda tidak diperoleh dengan percuma. Kebanyakan dari anda, saya percaya, telah menghabiskan empat sampai lima tahun disini, dan dalam dalam banyak hal apa yang telah anda pelajari dan alami akan berguna bagi anda di masa mendatang.Dan anda akan membuat apa yang akan menjadi hubungan seumur hidup dengan kata ‘tetapi’. Semua itu tentu saja baik. Karena sebenarnya anda membutuhkan jaringan itu.
Anda akan membutuhkan mereka karena anda tidak drop out , dan anda tidak akan pernah berada diatas orang terkaya di dunia. Oh pasti, anda bisa, mungkin mendaki jalan anda ke atas no. 10 atau 11, seperti Steve Balmer. Tapi kemudian saya tidak perlu mengatakan kepada siapa ia bekerja bukan ? Dan ia drop out dari sekolah persiapan. Agak ketinggalan berkembang.
Akhirnya saya menyadari banyak dari anda, saya harap kebanyakan dari anda bertanya tanya ? “ Apakah ada yang bisa yang kulakukan? Apakah ada harapan untukku” Tidak ada! Terlambat sudah. Anda telah menyerap terlalu banyak, pikiran anda terlalu banyak. Anda tidak 19 tahun lagi. Anda memiliki topi yang terbentuk dan saya tidak meruuk pada papan mortar di kepala anda.
Hmmm….Anda sangat kesal. Itu bisa dimengerti. Jadi ini mungkin ini waktunya untuk membawa garis perak. Bukan untuk anda, Kelas 2000. Anda sudah dihapuskan, jadi akan saya biarkan anda mencari pekerjaan yang mengibakan, yang cek gaji anda ditandatangani oleh teman sekolah anda yang drop out dua tahun lalu.
Sebaliknya, saya ingin memberi harapan anda,bagi semua yang masih sekolah di sini sekarang. Saya katakana kepada anda, saya tidak bisa menekankan ini. Pergilah!. Kemasi barang-barang anda dan ide ide Anda dan jangan kembali. DROP OUT dan MULAILAH!!!
Karena bisa saya katakana bahwa topi dan jubah akan menurunkan anda seperti petugas keamanan ini…, hhh….menarik saya turun dari panggung menurunkan saya.
(Pidato dihentikan!)

Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children’s Organization ( ECO ). ECO sendiri adalah Sebuah kelompok kecil anak” yg mendedikasikan diri Untuk belajar dan mengajarkan pada anak” lain mengenai masalah” lingkungan.
Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Seveern yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka.
Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang” terkemuka yg berdiri dan memberikan Tepuk Tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun. Servern Cullis-Suzuki telah membungkam 1 ruang sidang Konfrensi PBB, membungkam seluruh Orang” penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya, setelah pidato nya selesai serempak seluruh Orang yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun. Beginilah pidatonya
Tolong Berhenti Merusaknya
Oleh Severn Suzuki
Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O – Enviromental Children Organization
Kami Adalah Kelompok dari kanada yg terdiri dari anak” berusia 12 dan 13 tahun. Yang mencoba membuat Perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil. Untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, Hari ini Disini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.
Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang. Saya berada disini mewakili anak” yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar. Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang” yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitat nya. kami tidak boleh tidak di dengar. Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubang nya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara. Saya sering memancing di di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan”nya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang” dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya – hilang selamanya.
Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang” liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu”. tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal” tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya. Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah” kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang? Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahan nya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahan nya tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya!
Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita. Anda tidak tahu bagaimana cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya. Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah. Dan anda tidak dapat mengembalikan Hutan-Hutan seperti sediakala di tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya.
TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!
Disini anda adalah deligasi negara-negara anda. Pengusaha, Anggota perhimpunan, wartawan atau politisi tetapi sebenarnya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki” dan saudara perempuan, paman dan bibi dan anda semua adalah anak dari seseorang. Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut. Saya Hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama.
Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan. Di Negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami membeli sesuatu dan kemudian membuangnya, beli dan kemudian buang. Walaupun begitu tetap saja negara” di utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan. Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi. Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi.
Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak” yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: ” Aku berharap aku kaya , dan jika Aku kaya, Aku akan memberikan anak” jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal . dan Cinta dan Kasih sayang ”. Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?
Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak” tersebut berusia sama dengan saya , bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar. Bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak” yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia, seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India. Saya hanyalah Seorang anak kecil namun saya tahu bahwa jika semua Uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemisikinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.
Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain. Mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan. Tidak menyakiti makhluk hidup lain, Berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarakan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?
Jangan lupakan mengapa anda menghadiri Konfrensi ini. mengapa anda melakukan hal ini – kami adalah anak” anda semua , Anda sekalianlah yang memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak” mereka dengan mengatakan ” Semuanya akan baik-baik saja “. ‘kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan’ dan ‘ ini bukanlah akhir dari segalanya’
Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua? Ayah saya selalu berkata ‘kamu akan selalu dikenang karena perbuatanmu bukan oleh kata ”mu”. Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata” tersebut.
Sekian dan terima kasih atas perhatian nya.

Banyak dari kita yang bangun pada hari ini seperti bangun pada hari-hari lain dalam satu Minggu. tetapi bagi 1,2 miliar umat Muslim di seluruh dunia, hari ini adalah hari kelahiran dari Nabi Muhammad saw. Yang sama-sama dihormati oleh umat Muslim dan non-Muslim, Muhammad saw lahir pada 570 M. Pada usia 40 tahun beliau menyatakan bahwa beliau telah menerima wahyu suci dari Tuhan melalui Malaikat Jibril. Umat Muslim percaya pesan yang dikirim kepada Muhammad saw adalah pesan yang sama yang dikirimkan kepada Adam as, Nuh as, Ibrahim as, Musa as, Isa as, dan nabi-nabi lainnya: untuk beribadah pada satu Tuhan dan untuk baik pada semua ciptaan Tuhan. Umat Muslim percaya Nabi Muhammad saw adalah utusan terakhir dari Tuhan dan bahwa Islam yang mana berarti kesucian dan peyerahan diri pada Tuhan, adalah penyempurna dari semua wahyu sebelumnya. mereka percaya Nabi Muhammad membawa manusia keluar dari era kegelapan. Menurut para ahli sejarah. Beliau lahir di Arabia, dimana suku-suku saling berperang, kejahatan dan perbudakan tersebar luas. Eropa sedang dalam Era Kegelapan, "yang mana ditandai dengan banyaknya ketidaknormalan, dan hilangnya pandangan sosial, suatu periode orang biadab dan kemunduran intelektual," menurut Encyclopedia
Britannica. Umat Muslim percaya Nabi Muhammad membawa pesan perdamaian, saling menghormati dan keselarasan, dan dunia dimana setiap orang dapat melaksanakan setiap kepercayaannya tanpa takut akan ditekan. Pengarang dan aktivis Michael H. Hart menamakan Nabi Muhammad saw sebagai manusia paling berpengaruh dalam sejarah pada bukunya yang diterbitkan tahun 1978, "100 Orang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah."
"Pilihan saya pada Muhammad saw untuk menjadi pemimpin pada daftar orang-orang paling berpengaruh mungkin mengejutkan beberapa pembaca, tetapi dia adalah satu-satunya manusia dalam sejarah yang sangat sukses baik pada sisi agama dan duniawi. Dengan sifat kerendahatiannya, Muhammad saw mendirikan dan menyebarluaskan salah satu agama terbesar di dunia, dan menjadi pemimpin politik yang sangat efektif," demikian Hart menulis.
Pemenang hadiah Nobel George Bernard Shaw berkata,"Jika manusia seperti Nabi Muhammad saw mengambil alih kepemimpinan di dunia modern, beliau akan berhasil menyelesaikan masalah-masalah dunia dan kemudian akan membawa lebih banyak kedamaian dan kebahagiaan."
Dalam bukunya, " Islam Sebenarnya," Shaw menulis, "Saya telah mempelajari beliau, manusia luar biasa ini. dan menurut pendapat saya, jauh dari menjadi seorang anti kristus, beliau harusnya dipanggil sebagai Sang Penyelamat Kemanusiaan."
Jadi hari ini, saat umat Muslim merefleksikan kehidupan mereka pada nabi paling agung, mari kita merefleksikannya dengan mendalami ajaran Nabi Muhammad saw. Untuk menjadi berbudi luhur, untuk menjadi lebih baik pada tetangga kita, untuk tidak mengulangi kesalahan pada orang lain, itu semua adalah ajaran dari Musa as, Isa as, dan Muhammad saw, dan inti dari ajaran di setiap sistem kepercayaan.
Dan mari kita setiap hari mencoba untuk membangun jembatan dari jurang antara kita dengan belajar lebih dalam antara satu dan yang lain.
Mungkin dengan menyelesaikan perbuatan kecil ini mungkin kita suatu saat belajar untuk hidup di dalam kedamaian.
Dikutip dari berbagai sumber

Tuhanku,
Bentuklah kami menjadi manusia yang cukup kuat untuk menyadari manakala kami lemah, dan cukup berani untuk menghadapi dirinya sendiri manakala kami takut.
Manusia yang selalu memiliki rasa bangga dan keteguhan dalam kekalahan, rendah hati serta jujur dalam kemenangan.
Bentuklah kami menjadi manusia kuat dan mengerti bahwa mengetahui dan kenal akan dirinya sendiri adalah dasar dari segala ilmu yang benar.
Tuhanku,
Jangan kami dibimbing atas jalan yang mudah dan lemah, biarlah Kau bimbing di bawah tempa dan desak kesulitan tantangan hidup.
Bimbinglah kami supaya tegak berdiri di tengah badai, berbelas kasih kepada mereka yang jatuh.
Bentuklah kami menjadi manusia berhati bening dengan cita meninggi langit.
Seorang insan yang sanggup memimpin dirinya sendiri sebelum ia berhasrat memimpin orang lain.
Seorang insan yang menjangkau ke hari depan tapi tidak melupakan masa lampau.
Dan setelah segala menjadi miliknya, semoga kami dilengkapi hati yang ringan untuk menari serta selalu akan bersungguh hati, tapi jangan sekali-kali menganggap dirinya terlalu berkesungguhan. Berikanlah padanya kepadanya kerendahan hati, kesederhanaan dan keagungan hakiki, pikiran cerah dan terbuka bagi sumber kearifan dan bagi kelembutan dari kekuatan sebenarnya.
Dan suatu saat, orangtua kami 'kan berani berbisik, "Hidupmu tidaklah sia-sia".
Digubah dari "A Soldier's Prayer for His Son" (Jend. Douglas Mac Arthur)
